Farmasi (D3)

Program Studi Farmasi (D3) Terakreditasi BAN-PT

Sejarah Singkat

Program Studi Farmasi berdiri sejak Juni 2007 berdasarkan surat rekomendasi Kepala Dinas Kesehatan Propinsi NTB No. 420/7/Diklat/II/2007. Surat rekomendasi Badan PPSDM Depkes. No. HK.03.2.4.1.0.4.1578 dan SK Ijin Penyelenggaraan Program Studi Farmasi (D-III) pada Universitas Nahdlatul Wathan Mataram dari Dikti No. 1581/D/T/2007. Tanggal 8 Desember 2011 program studi Farmasi telah terakreditasi melalui Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor : 026/BAN-PT/Ak-XI/Dpl-III/XII/2011 Tentang Status, Nilai, Peringkat dan Masa Berlaku Hasil Akreditasi Program Diploma Di Perguruan Tinggi.

VISI

Sebagai pusat penyelenggara pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang kefarmasian serta unggul di bidang farmasi komunitas tingkat nasional yang bernuansa islami pada tahun 2021.

MISI

  1. Menyelenggarakan pendidikan akademik yang mampu menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat nasional dalam bidang farmasi komunitas dan bernuansa Islami.
  2. Melaksanakan penelitian di bidang farmasi untuk pengembangan ilmu pengetahuan farmasi guna mendukung pembangunan kesehatan.
  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di bidang kefarmasian melalui komunikasi, informasi dan edukasi sediaan farmasi.
  4. Melaksanakan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat di tingkat lokal maupun nasional serta internasional secara efektif, efisien dan berkesinambungan untuk pengembangan dan keberlangsungan pendidikan.

TUJUAN

  1. Menghasilkan lulusan yang berakhlak baik, inovatif dan adaptif terhadap setiap perubahan dan perkembangan, khususnya masalah kefarmasian, mampu bersaing di tingkat nasional serta mampu menghadapi tantangan dan hambatan dalam kompetisi pasar global.
  2. Menghasilkan penelitian-penelitian di bidang farmasi komunitas dan bahan alam di wilayah Nusa Tenggara Barat yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan kesehatan di masyarakat.
  3. Membantu pemerintah mewujudkan masyarakat yang sehat melalui berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat
  4. Menghasilkan kerjasama dengan stakeholder sebagai mitra dalam bidang pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat.

Struktur Organisasi Farmasi

Comments are closed.